Boleh jadi balapan di MotoGP Argentina masih jadi akan milik Repsol
Honda menilik pernyataan Valentino Rossi yang menyebut Yamaha masih
bermasalah soal ban dan kecepatan Honda masih sulit ditandingi.
Yamaha
sebenarnya memulai sesi latihan bebas di Argentina dengan baik saat
menempatkan Jorge Lorenzo di posisi pertama, meski Rossi sendiri cuma
menuntaskan di posisi 10.
Tapi di sesi itu duo Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, memang tampil buruk dan hanya finis di posisi 14 dan 16.
Namun
catatan waktu Honda diperbaiki di sesi kedua dan langsung menempatkan
Marquez serta Pedrosa beriringan di posisi pertama dan kedua. Bahkan
Marquez mampu unggul sekitar 1 detik lebih dari Pedrosa.
Sementara
Yamaha lagi-lagi harus akui keunggulan rivalnya itu dengan duduk di
posisi delapan dan sembilan. Hal ini kemudian yang jadi kekhawatiran
Rossi jelang balapan seri ketiga besok.
Pasalnya Yamaha sampai
saat ini belum juga menemukan setting-an yang pas untuk ban mereka dan
itu dirasakan saat melakoni sesi latihan bebas kedua. Sirkuit Termas de
Rio Ho
ndo juga jadi persoalan tersendiri untuk Rossi dan orenzo.
"Hari
yang sulit di sirkuit baru di Argentina. Kondisinya tidak fantastis dan
kami sangat kesulitan dengan ban, khususnya ban belakang," ujar Rossi
seperti dilansir Crash.
"Saya pikir semuanya punya masalah sama karena trek sangat kotor dan
juga dingin. Di sore hari kondisinya lebih baik, kami bekerja lebih baik
dengan motor tapi kami masih belum bisa menemukan keseimbangan yang
tepat. Jadi kami harus bekerja lebih baik lagi," sambungnya.
"Saya
pikir kami bisa lebih cepat lagi. Kami harus berkonsenrasi membuat ban
bekerja lebih baik lagi usai ban depan menjadi lebih licin di beberapa
lap."
"Tapi kekhawatiran terbesar adalah Honda terlalu cepat untuk kami! Khususnya Marquez dan juga Pedrosa," demikian dia.
Di dua balapan awal di Qatar dan Austin, Honda terlalu cepat untuk
dikejar oleh Yamaha dan pesaingnya di mana Marquez tampil sebagai
pemenang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar