Peraih dua gelar juara dunia MotoGP Jorge Lorenzo tampil buruk di awal musim ini. Setelah terjatuh dan jump start
di Qatar dan Austin, ia cuma mampu meraih sekali podium di Argentina.
Rekan setimnya, Valentino Rossi dan rival terberatnya, Marc Marquez,
masing-masing memberikan pandangannya mengenai melorotnya performa
Lorenzo di musim ini. Apa komentarnya?
Pada race di GP Perancis 2014 kemarin 18/5
pun
Lorenzo harus gigit jari dan finis di posisi enam. Padahal, ia merupakan
satu-satunya pebalap yang mampu mengungguli Marquez di satu dari empat
sesi latihan bebas, yakni pada FP3.
Sementara itu rekan setimnya, Rossi, mampu tampil impresif sejak awal
musim. Pebalap berjuluk ‘The Doctor’ itu hanya finis di luar podium
pada GP Austin dan Argentina. Itupun karena masalah serius pada ban
depan di Austin dan melebar jauh di Argentina. Selebihnya, Rossi
konsisten finis di podium kedua dua di Qatar, Jerez, dan Le Mans
kemarin.
“Saya sedikit memahami Jorge karena secara pribadi saya berada di
situasi yang berbeda. Jadi bagiku berada di podium dan bertahan di
belakang Marc itu sudah lumayan. Saya tahu bahwa saya bisa mencoba
bertarung dengannya, namun saya kini lebih rileks,” ujar Rossi.
“Bagi Jorge ini berbeda, karena Jorge ingin kemenangan. Tahun lalu,
bagiku Lorenzo melakukan beberapa balapan yang sangat mengesankan –
terbaik sepanjang karirnya – meski tak berhasil menjadi juara dunia,”
puji peraih sembilan gelar juara dunia tersebut.
“Tapi tahun ini Marc lebih berpengalaman dan membalap seperti ini,
dan untuk saat ini secara teknis Honda sedikit lebih baik dari Yamaha.
Jadi bagi Jorge ini sedikit membuat frustasi karena ia tahu ini cukup
mustahil dan ia tak ingin tiba di posisi dua,” lajutnya.
Pebalap berjuluk ‘The Doctor’ itu tahu benar bahwa Lorenzo saat ini
sedang berada dalam kekecewaan dan itu masalah besar buatnya.
Bagaimana dengan komentar Marquez?
“Bagiku kuncinya adalah bila kamu ingin cepat maka kamu harus
menikmatinya di atas motor. Seperti yang dikatakan Valentino, ia
menikmatinya hanya dengan mengendarai motor. Ketika kamu menikmatinya,
otomatis kami akan lebih cepat,” kata Marquez.
“Sepertinya Lorenzo kesulitan sedikit lebih banyak, tapi asya rasa ia
akan menemukan cara dan ketika ia akan memulai lagi untuk menikmatinya
di atas motor, ia akan kembali cepat. Tapi jika kamu tak menikmatinya,
maka itu tak mungkin,” ujar pebalap berusia 21 tahun yang menyapu bersih
kemenangan di lima seri pertama musim ini tersebut.
Lorenzo saat ini bertengger di posisi lima klasemen sementara
pebalap, tertinggal 80 poin dari Marquez sebagai pemuncak klasemen.
Lorenzo mengatakan, dirinya tak dapat mengendarai motor dengan baik.
Hal itu semakin diperparah dengan temperatur aspal yang lebih panas
dibanding saat warm up.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar