Senin, 19 Mei 2014

Komentar Rossi dan Marquez Soal Melempemnya Lorenzo

Peraih dua gelar juara dunia MotoGP Jorge Lorenzo tampil buruk di awal musim ini. Setelah terjatuh dan jump start di Qatar dan Austin, ia cuma mampu meraih sekali podium di Argentina. Rekan setimnya, Valentino Rossi dan rival terberatnya, Marc Marquez, masing-masing memberikan pandangannya mengenai melorotnya performa Lorenzo di musim ini. Apa komentarnya?

 Pada race di GP Perancis 2014 kemarin 18/5
pun Lorenzo harus gigit jari dan finis di posisi enam. Padahal, ia merupakan satu-satunya pebalap yang mampu mengungguli Marquez di satu dari empat sesi latihan bebas, yakni pada FP3.
Sementara itu rekan setimnya, Rossi, mampu tampil impresif sejak awal musim. Pebalap berjuluk ‘The Doctor’ itu hanya finis di luar podium pada GP Austin dan Argentina. Itupun karena masalah serius pada ban depan di Austin dan melebar jauh di Argentina. Selebihnya, Rossi konsisten finis di podium kedua dua di Qatar, Jerez, dan Le Mans kemarin.
“Saya sedikit memahami Jorge karena secara pribadi saya berada di situasi yang berbeda. Jadi bagiku berada di podium dan bertahan di belakang Marc itu sudah lumayan. Saya tahu bahwa saya bisa mencoba bertarung dengannya, namun saya kini lebih rileks,” ujar Rossi.
“Bagi Jorge ini berbeda, karena Jorge ingin kemenangan. Tahun lalu, bagiku Lorenzo melakukan beberapa balapan yang sangat mengesankan – terbaik sepanjang karirnya – meski tak berhasil menjadi juara dunia,” puji peraih sembilan gelar juara dunia tersebut.
“Tapi tahun ini Marc lebih berpengalaman dan membalap seperti ini, dan untuk saat ini secara teknis Honda sedikit lebih baik dari Yamaha. Jadi bagi Jorge ini sedikit membuat frustasi karena ia tahu ini cukup mustahil dan ia tak ingin tiba di posisi dua,” lajutnya.
Pebalap berjuluk ‘The Doctor’ itu tahu benar bahwa Lorenzo saat ini sedang berada dalam kekecewaan dan itu masalah besar buatnya.
Bagaimana dengan komentar Marquez?
“Bagiku kuncinya adalah bila kamu ingin cepat maka kamu harus menikmatinya di atas motor. Seperti yang dikatakan Valentino, ia menikmatinya hanya dengan mengendarai motor. Ketika kamu menikmatinya, otomatis kami akan lebih cepat,” kata Marquez.
“Sepertinya Lorenzo kesulitan sedikit lebih banyak, tapi asya rasa ia akan menemukan cara dan ketika ia akan memulai lagi untuk menikmatinya di atas motor, ia akan kembali cepat. Tapi jika kamu tak menikmatinya, maka itu tak mungkin,” ujar pebalap berusia 21 tahun yang menyapu bersih kemenangan di lima seri pertama musim ini tersebut.
Lorenzo saat ini bertengger di posisi lima klasemen sementara pebalap, tertinggal 80 poin dari Marquez sebagai pemuncak klasemen.
Lorenzo mengatakan, dirinya tak dapat mengendarai motor dengan baik. Hal itu semakin diperparah dengan temperatur aspal yang lebih panas dibanding saat warm up.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar