Valetino Rossi menyebut kalau rekan setimnya bisa saja frustasi
"Aku
rasa tidak. Kami tahu sejak Austin kalau kejuaraan hampir mustahil,
jadi kami tidak berpikir soal menang, kami berpikir supaya menjadi
kompetitif pada setiap balap. Kalau situasi sedang buruk mudah saja
orang mengkritik, semua orang punya opini. Mari bekerja dan tunggu waktu
yang baik," tukas Lorenzo.
"Kupikir Yamaha berusaha seperti
biasa, memberi kami komponen baru. Motor bekerja cukup baik, Valentino
lebih baik dari tahun lalu, berada di posisi dua beberapa kali. Tapi
saat ini aku tak merasa sama seperti tahun lalu. Kami perbaiki sedikit
demi sedikit. Kami akan sampai di sana," ujarnya.
Lorenzo pun
mengungkap apa yang dialaminya bisa terjadi pada siapa saja. Ia
mengambil contoh Sebastian Vettel di Formula 1 yang mungkin senasib
dengan dirinya saat ini. "Yang bisa kulakukan adalah berlatih lebih
keras lagi dan menunggu saatnya. Kita telah lihat di Formula 1, Vettel
menang hampir setiap balap dengan mudah tahun lalu dan tahun ini ia
mengalami masalah dan rekan setimnya lebih cepat. Itu terjadi," imbuh
JL99.
Lorenzo menjelaskan soal ban yang masih bisa memberi traksi
bagus. Namun begitu buka gas, motor cenderung spin. "Motor rasanya tak
sama tarikannya dibanding tahun lalu. Bagaimanapun juga, sama saja buat
semua rider di sini dan Anda akan menang kalau bisa beradaptasi lebih
baik dari yang lain. Kupikir kami punya percaya diri yang sama dengan
tahun lalu, karena kami lebih konsisten, tapi karena beberapa hal aku
tak bisa mendemonstrasikan potensi kami," urainya.
"Kami
pindahkan berat ke belakang, pada temperatur lebih rendah bisa memberi
grip lebih banyak meski aku kehilangan percaya diri dengan bagian depan.
Kami putuskan pakai setting ini karena kupikir lebih baik mendapatkan
grip belakang. Tapi pada saat lomba, kami tidak memiliki grip belakang
setelah beberapa lap dan bagian depan juga sangat buruk," tambahnya.
"Secara
umum, aku kurang bagus dan setting motor juga tak menolongku lebih
kencang. Kita lihat saja apakah kami bisa start di baris terdepan di
Mugello dan lebih baik di sana," tutupnya.
dan bikin turun performanya. Namun, Jorge Lorenzo bersikeras ia tidak frustasi dan menjelaskan posisinya saat ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar