Selasa, 20 Mei 2014

Mario Lega Yakin Honda RC213V Disematkan Torsi Mesin Turbin

ITALIA, ME. Mantan juara dunia GP250, Mario Lega, yakin bahwa Honda Racing Corporation (HRC) menyematkan teknologi canggih yang disebut penghasil torsi dari mesin turbin ini pada Honda RC213V milik Marc Marquez. Dalam pernyataannya, pria asal Italia ini pun menunggu penjelasan Honda terkait hal ini.

Diperkenalkan Rolls Royce
MotoGP 2014: Mario Lega Yakin Honda RC213V Disematkan Torsi Mesin TurbinSejauh ini, Marquez memang terlihat fantastis dengan hasil yang telah dicapainya, antara lain lima pole position, lima kemenangan, dan rekor-rekor lap tercepat lainnya. Pantas, jika memang komponen ini terbukti terpasang, maklum aja lima karakter sirkuit yang berbeda mampu ditaklukinnya dengan mudahnya. Terakhir kali, Marquez mampu mengasapi sembilan pembalap di depannya saat balapan di Le Mans, Prancis.
Di samping itu juga, semua didapat dengan kerja keras Marquez di atas motornya. Namun, sekarang skema rahasia Honda terungkap setelah Mario Lega, juara GP250 pada tahun 1977 itu menyatakan bahwa Honda telah mengaplikasikan teknologi canggih semacam penghasil torsi dari sebuah mesin turbin pesawat yang diproduksi oleh Rolls Royce.
“Pembalap muda Spanyol ini memiliki bakat secara manusiawi, tetapi juga menerima bantuan yang berguna dari perangkat yang terpasang pada Honda RC213V, dimana ini berfungsi sebagai pengatur torsi. Alat ini diperkenalkan oleh Rolls Royce (yang selalu membangun mesin dan turbin untuk pesawat) dan sekarang telah memiliki peran mengontrol torsi turbin pesawat,” ungkapnya pada insella.it.
Hal ini diyakininya karena Honda sempat memproyeksi pengembangan mesin pesawat. Namun menurutnya, Honda justru memilih jalur pengembangan tersebut pada kejuaraan MotoGP, khususnya di kelas premier ini. Tentunya, komponen tersebut mungkin sudah terpasang dan klop dengan girboks seamless pada RC213V yang dimiliki Marquez.
“Honda telah mendapat kesempatan memperoleh teknologi untuk membangun mesin pesawat, namun mereka memutuskan untuk menerapkannya ke kelas MotoGP, dimana hasilnya dapat membantu Marc Marquez mendapatkan hasil yang fantastis,” ujar Mario.
“Teknologi ini dikenal di Formula 1, yang bagaimana pun dilarang oleh regulasi yang ada. Jadi, ada satu bantuan di balik semua hasil yang diraih Marquez; lima pole position, lima kemenangan dan mendominasi sepanjang latihan bebas? Ini adalah rahasia dari pembalap agresif itu, atau batas hukum fisika? Kami menunggu respons dari Honda, yang akan memperjelas keraguan tentang hal itu,” tutupnya.
Jika memang ini benar adalah salah satu teknologi yang dikembangkan oleh Honda selama ini, maka lengkap sudah performa Honda RC213V di tangan pembalap fenomenalnya, Marquez. Komponen ini memang memiliki peranan khusus dan belum tentu ada di motor lainnya, tapi apakah Dorna Sport selaku penyelenggara menganggap ini legal? 

Kalau DORNA masih Adil dan bijaksana ya harus segera dilarang,tapi selama ini honda dengan kekuatan uangnya selalu bisa membuat bungkam dorna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar