Yang Membedakan motor Marc Marques dn Dani
Pedrosa perbedaannya pada throttle (gas). Marquez menggunakan throttle
yang sepenuhnya dikendalikan perangkat elektronik (fully electronic
throttle). Apakah ini yang bikin Marquez bisa membetot gas seenaknya?
Mengurangi Feeling
Throttle
yang digunakan Marquez tdk seperti throttle biasa. Throttle ini harus
melewati ECU yang terhubung juga dengan kontrol traksi dan perangkat
elektronik terkait lainnya sebelum akhirnya dialirkan untuk membuka
inlet butterfly pada throttle body.
Seberapa banyak Marquez
melintir gas, nantinya ECU yang mengimbangi dengan perangkat elektronik
lainnya. Keuntungannya, jelas ini bakal meminimalisir kesalahan Marquez
dalam membuka gas, khususn
ya pada saat keluar tikungan.Mungkin perangkat
inilah yang membuat Marquez tidak pernah bermasalah saat keluar
tikungan maupun dengan grip ban.
Vittoriano Guareschi, mantan
test rider Ducati yang sekarang menjabat sebagai manajer tim Sky VR46
Moto3 pernah mengetes perbandingan kedua perangkat ini . Menurutnya,
fully electronic throttle seperti yang ada pada motor Marquez cuma
mengurangi feeling seorang pembalap. "Saya pernah mengetesnya sendiri
beberapa sistem yang berbeda ketika masih menjadi test rider Ducati.
Dengan fully electronic throttle, Anda akan kehilangan feeling yang
sempurna antara gerakan pergelangan tangan dengan putaran gas," ungkap
Guareschi.
Kenapa Pedrosa tidak memakai fully electronic
throttle seperti pada motor Marquez. ada kemungkinan Dani tidak mau
mengurangi feeling saat membuka gas, atau sudah sudah terbiasa dengan
throttle konvensional .
Teknologi seperti ini bukanlah teknologi
yang murah dan mudah .Pengembangannya juga memakan waktu dan materi
yang gak sedikit. Tapi, perangkat ini wajar-wajar aja untuk dimiliki tim
pabrikan besar seperti Honda. Soal teknologi, Honda memang selalu
berlomba untuk menciptakan sesuatu yang canggih untuk motornya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar