Selasa, 27 Mei 2014

Robot ASIMO di Honda MotoGP


honda asimoBagian yang terpenting dari kunci sukses Honda di ajang MotoGP musim lalu mereka telah berhasil mengembangkan rangka motor dan sistem elektronik yang mumpuni. Rangka atau Chassis sudah mulai dilakukan pengembangan mulai musim 2010. Mereka telah mencoba 5 rangka yang berbeda dan beberapa macam lengan ayun belakang hingga masuk musim 2011 ketika kondisi motor sudah sangat membaik.
Berbarengan dengan pengembangan rangka, Honda secara bersamaan melakukan riset sistem elektronik mereka selama 2 tahun. Bahkan mereka ‘menarik’ 2 staff kunci di tim Yamaha untuk membantu pengembangan sistem elektronik di Honda. Dan hasilnya sangat fantastis, Honda terutama Casey Stoner di musim lalu tampil sangat dominan.
Beberapa waktu lalu Augusto Moreno de Carlos seorang editor dari sebuah majalah Spanyol, Motociclismo, menyebarkan foto melalui akun twitter-nya tentang bagaimana robot Honda ASIMO mempunyai peran penting dalam membantu motor Honda melakukan pengembangan dengan cara yang sangat menarik. Dalam foto tersebut memperlihatkan si robot ASIMO telah dibuat untuk memperlihatkan hasil rekayasa teknologi serta proyek riset dan pengembangan. Dan itu semua berguna untuk diterapkan di tim HRC.
Multidimensi inclinometer pada RC212V  merupakan sebuah alat yang dapat mendeteksi prilaku motor adalah pengembangan khusus yang dipakai ASIMO untuk memonitor keseimbangan saat robot berjalan dan berlari. Inclinometer ini terdiri dari giroskop (alat untuk mengukur atau menjaga arah orientasi) dan accelrometer (alat untuk mengukur gaya akselerasi) yang menyediakan informasi perubahan posisi motor. Diantaranya: apakah motor benar-benar membelok saat di tikungan? apakah terjadi slip atau bunyi mendecit ketika di lakukan pengereman? Berapa besar gaya pengereman? seberapa cepat motor dibawa di tikungan?
Pada dasarnya, paket sistem elektronic pada RC212V dapat merubah karateristik tenaga mesin untuk membantu para pembalap mengontrol motor lebik baik. Dengan dibantu sistem pemantaun tersebut maka motor dapat direm dengan sangat maksimal yakni dengan mengkombinasi informasi tekanan pengereman dengan data dari inclinometer tentang keadaan motor saat itu. Sehingga sistem elektronik dapat dengan mudah mengatur besaran gaya engine brake (mengerem dengan menggunakan tenaga mesin) yang harus dikeluarkan.
Pada akhirnya motor dapat dibuat miring saat menikung semaksimal mungkin dan tenaga mesin dapat disalurkan dengan lebih halus untuk mencegah ban belakang melakukan gaya traksi pengereman terlalu kasar. Selain itu ketika keluar tikungan motor dapat kembali tegak dengan cepat dengan tenaga mesin yang dapat digenjot semaksimal mungkin dan sangat cepat. Hal ini memungkinkan motor untuk berakselerasi dengan cepat sebagaimana pembalap dapat mengendalikan motor dengan mudah untuk kembali keposisi tegak.
Pada kasus tertentu Casey Stoner & Marco Simancelli terlihat mampu bermanuver paling ekstrim diantara para pembalap saat berbelok bahkan siku mereka beberapa kesempatan menyentuh permukaan aspal.

Saat  ini Tim Honda MotoGP adalah pemilik Motor terbaik di ajang MotoGP, juara dunia termuda lahir berkat motor mereka. 
Tak diragukan lagi kekuatan RC213V didukung oleh teknologi terbaik Honda, perangkat elektronik salah satunya. Honda RC213V merupakan motor tercanggih yang pernah dimiliki tim Honda bagaimana tidak, teknologi yang ada pada Robot ciptaan mereka Asimo, diterapkan pada motor yang membawa Marc Marquez menjadi juara dunia, apa sih yang digunakan pada Honda RC213V ?. 
Apa keuntungan dengan Teknologi  Asimo yang digunakan di Honda RC213V :
  1. 44 Derajat gerak bebas Asimo
Asimo merupakan robot yang dikembangkan Honda sejak 1986, robot ini memiliki kemampuan mengimitasi gerak tubuh manusia, ia mampu bergerak layaknya manusia, dapat berjalan bahkan berlari. Tubuh Asimo juga mampu melakukan 44 derajat gerak bebas, yang artinya dalam satu DOF (degrees of freedom) gerkan ke kiri-kanan, atas-bawah, maju-mundur bahkan putaran.
  1. Koordinasi Sensor
Hubungan RC213V dengan teknologi Asimo sama-sama memiliki sedemikian banyak koordinasi Sensor seperti Inclinometer (kemiringan turunan/tanjakan), gyroscope dan accelerometer.  Begitulah bagaimana Asimo dapat melakukan gerakan-gerakan yang sulit diterima akal sehat namun robot ini jelas mampu melakukan gerakan berlari sambil menggerakan bagian tubuh lainnya, bahkan menaiki atau turun tangga sekalipun.
Pada RC213V lean angle, Inclinometer, gyroscope dan accelerometer digunakan untuk mengetahui tingkah dari si motor. Dengan begitu unit control bisa mendeteksi apakah motor sedang miring di tikungan, bahkan whilie ketika digas. Dan berbagai tingkah si motor dapat diketahui.
  1. Kontrol Tenaga
Dari Informasi yang dikumpulkan tadi paket elektronik RC213V dapat merubah karakter power mesin agar Rider dapat mengendalikan /mengontrol lebih baik. Elektronik Kontrol Unit ini lah yang membantu pembalap menjinakan si motor bahkan memaksimalkannya dengan sempurna saat pengereman atau ketika berakselerasi.
  1. Kecepatan ASIMO VS RC213V
Kecepatan, sudah jelas logika kita pasti menjawab RC213V lebih cepat dari ASIMO, tepat sekali jika menjawab seperti itu, namun Asimo lebih baik dalam proses kecepatan data. Bayangkan berbagai sistem yang ada di Asimo mampu menggerakan bagian tubuh, bahkan secara bersamaan dapat dilakukannya, ini jelas lebih cepat disbanding apa yang di data oleh RC213V yang jauh lebih kaku dibanding fleksibilitas yang dimiliki Asimo.
Yap kira-kira seperti itulah teknologi yang diterapkan RC213V, berkat perkembangan pesat dan teknologi yang ada pada ASIMO, RC213V menjadi motor tercanggih yang ada saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar