Honda mengisyaratkan akan memberi perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun buat Dani Pedrosa. Namun, spekulasi miring mencuat.
Honda dituding mendesak Pedrosa memangkas gajinya demi dapat kontrak
baru. Hal ini dipicu dari kegagalan rider Spanyol ini menjadi juara
dunia meski sudah di Honda sejak 2006.
Apalagi, Honda diyakini menaikkan beberapa kali lipat gaji Marc Marquez yang kini menjadi juara bertahan MotoGP.
"Itu cuma gosip. Faktanya, kami yakin tim terbaik yang mungkin kami
punya adalah mempertahankan Pedrosa," kata Team Principal HRC Livio
Suppo kepada MCN.
"Pedrosa bilang
Honda adalah prioritas pertamanya. Ia juga seperti itu buat kami.
"Pedrosa tetap salah satu pembalap top. Saya rasa mustahil menemukan
seseorang yang lebih kuat daripada Pedrosa saat ini. Pedrosa belum
pernah juara. Tapi, ia selalu bertarung untuk meraihnya dan memenangi
beberapa balapan.
"Sejujurnya, saya tak melihat Pedrosa akan menurun. Perasaan saya
saat bicara dengannya adalah prioritasnya untuk tinggal di Honda."
Meski begitu, bos HRC Shuhei Nakamoto menegaskan kontrak baru Pedrosa
harus dicapai sebelum MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, 31
Agustus.
"Prioritas kami adalah mempertahankan Pedrosa dan kesepakatan harus dicapai sebelum Silverstone," ujar Nakamoto.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar