Jumat, 13 Juni 2014

Rossi Kecewa di FP2

Pebalap Movistar Yamaha MotoGP Valentino Rossi mengaku masih belum puas dengan performanya di sesi latihan bebas. Ia berharap bisa segera memperbaikinya dan meraih hasil bagus saat kualifikasi nanti.
Rossi hanya mampu menempati posisi enam di sesi latihan bebas 2 – dan ia merupakan pebalap terakhir Yamaha. Rekan setimnya, Jorge Lorenzo, berada di urutan keempat, sedangkan dua juniornya dari tim Yamaha Tech 3, berhasil menjadi yang tercepat (Bradley Smith) dan di posisi lima (Pol Espargaro).
Jelas sekali ‘The Doctor’ sangat tidak puas dengan hasil itu. Rossi mengatakan, salah satu yang menyebabkan raihannya tak bagus di sesi latihan kedua adalah karena kondisi cuaca yang cukup panas. Hal ini memang sudah menjadi kekurangan Yamaha sejak tahun lalu saat temperatur aspal cukup tinggi. Selain menguras tenaga, aspal yang lebih panas membuat ban YZR-M1 miliknya jadi cepat terkikis dan membuatnya terlalu banyak sliding.
“Saya tidak terlalu puas dengan posisi dan ritmeku karena saya memiliki banyak masalah saat memasuki tikungan sore ini (sesi FP2). Jadi untuk alasan itu saya bisa mengendarai di suatu level, tapi itu belum cukup. Kami akan melihat data dan memutuskan ban mana yang paling memungkinkan (digunakan). Kami juga harus memutuskan strategi untuk kualifikasi,” ujar Rossi yang tak mau lagi mengulang kesalahan yang sama seperti terjadi di Mugello, dua pekan lalu.

Lebih lanjut Rossi berbicara mengenai perkembangan teknologi – khususnya pengereman di MotoGP dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
“Pengereman telah banyak berubah sejak tahun lalu; di masa lalu masalah utamanya adalah ban belakang yang kerap terangkat. Kini dengan lebih banyak perubahan pada distribusi berat dan setup, ban belakang jadi lebih banyak menyentuh aspal,” kata peraih sembilan gelar juara dunia tersebut.
Engine braking juga banyak membantu dan jauh lebih baik dari lima tahun lalu. Setiap pebalap memiliki teknik yang berbeda. Contohnya antara diriku dan Jorge saya lebih agresif di awal, sementara dia lebih lembut. Tapi kami harus mencoba mengerem semaksimal mungkin dan ini sangat penting untuk menggunakan tenaga pengereman,” pungkas Rossi.
Mengenai teknik balapnya sendiri, ‘The Doctor’ mengaku sangat jarang menggunakan rem belakang. Ia hanya menggunakan rem belakang saat sedang berada di dalam tikungan.
Di sisi lain, Rossi menyoroti keunggulan Marc Marquez dalam hal pengereman. “Karena ia (Marquez) memiliki kontrol yang sangat bagus pada motornya dan punya banyak skills untuk mengendalikan motor. Jadi ia dapat tetap mengerem di ujung tikungan ketika masuk tikungan,” Rossi menganalisa.
Pebalap berusia 35 tahun itu menyanjung Marquez karena selain berbakat, ia juga menilai Marquez memiliki kepribadian yang baik. “Saya menyukai gayanya dan saya harap kita akan bertarung untuk juara dunia di race terakhir!” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar