Valentino
Rossi merasa malu setelah gagal berebut barisan terdepan di seri
balapan kesepuluh di Indianapolis, Amerika Serikat, Senin (10/8) dini
hari WIB. Kegelisahan yang ditunjukkan joki Movistar Yamaha itu terjadi
ketika dia kalah dari rivalnya Marc Marquez selama menjalani sesi
kualifikasi.
Dalam kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit
Indianapolis Motor Speedway, Rossi hanya mampu mencatatkan waktu
tercepat kelima 1 menit 32.160 detik dan terpaut 0.541 detik dari
Marquez, yang berhasil menempati barisan terdepan.
Seusai
menjalani kualifikasi, Rossi berkata: "Saya telah menghabiskan waktu di
paruh pertama dengan berada di posisi ketiga pada balapan. Di
Indianapolis, saya sebenarnya sudah mengincar barisan terdepan,
sayangnya itu tidak berhasil. Saya merasa malu karena, jika rencana saya
berhasil maka saya akan mudah memenangkan balapan," ucap Rossi dikutip
Speedweek, Minggu (10/8).
Kendati demikian, pembalap yang
dikenal dengan sebutan The Doctor tak ingin terlalu lama merenungi
kegagalan tersebut. Pemilik nomor 46 itu tetap berambisi merebut
kemenangan sekaligus menghentikan rekor fantastis joki Repsol Honda
tersebut.
"Jorge Lorenzo adalah pembalap terkuat pada sesi
latihan bebas dan kualifikasi, sebab keduanya terus mengintai waktu
kecepatan saya. Mungkin kita masih bisa memperbaiki sejumlah kendala
yang terjadi sebelum balapan berlangsung. Di sini (Indianapolis) saya
memiliki penggemar yang banyak, sehingga saya tak ingin mengecewakan
mereka. Saya yakin mereka tetap akan memberikan dukungan besar kepada
saya dan itu akan saya jadikan sebagai motivasi," tukasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar