Valentino Rossi mendapatkan telah mendapat dukungan dari orang yang tak terduga, yakni salah satu mantan pesaing terberatnya, Sete Gibernau. Performa Rossi yang tak begitu ‘mengigit’ sejak seri pembuka di Qatar lalu kini masih dipercaya oleh Gibernau bahwa ‘The Doctor’ bisa kembali menang.
Mantan pebalap tim Gresini Televonica Movistar Honda tersebut sebenarnya sempat memiliki hubungan yang tak baik dengan Rossi di awal 2005 karena insiden yang melibatkan dirinya dengan Rossi di tikungan terakhir pada balapan Jerez. Waktu itu Rossi menyalip Gibernau di tikungan terakhir dan menyenggolnya hingga keluar lintasan – mirip yang dilakukan Marquez terhadap Lorenzo pada GP Jerez .
“Saya sudah dua kali berbicara dengan Valentino (Rossi) dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya ingin melihatnya kembali menang,” ujar pria yang kini berusia 40 tahun itu kepada motogp.com di sela-sela acara peluncuran Andreani-MHS.
Lebih jauh Gibernau berpendapat, semakin besarnya peranan elektronik dan teknologi di MotoGP membuat segalanya jadi lebih mudah dibanding MotoGP di eranya dan Rossi berkompetisi – sebuah era di mana peranan pebalap memiliki porsi besar dan tak hanya bergantung pada kecanggihan motor, terutama ketika masih di kelas 500cc 2-tak. Karena itulah pebalap-pebalap muda masa kini bisa segera dengan mudah menggeber motor MotoGP dan langsung mencapai prestasi.
“Kenyataannya sekarang dengan pebalap-pebalap baru, motor baru, bagaimana ban dan semua perangkat elektroniknya bekerja, saya rasa semua tekniknya telah sedikit berubah dan itulah yang membuat Valentino kesulitan. Sepertinya ada banyak sekali daya cengkram di pinggir tikungan dan kecepatan menikungnya juga sangat tinggi, jadi anda tak perlu memiliki gaya balap yang Valentino miliki saat saya masih membalap (untuk menjadi yang terdepan),” ungkapnya.
“Saya ingin melihatnya kembali bertarung memperebutkan kemenangan. Saya memiliki kenangan yang indah dari tahun-tahun tersebut. Sudah sekitar tiga atau empat tahun kami bertarung untuk kejuaraan dengan sangat keras dan saya pikir tahun-tahun itu merupakan tahun-tahun terbaik di dalam hidupku,” kata Gibernau.
“Seperti yang sudah saya katakan, saya ingin melihat Valentino berada di atas sana menjadi pemenang hingga ia pensiun dan saya harap tahun ini ia mulai bertarung untuk kejuaraan lagi, atau setidaknya untuk beberapa balapan,” lanjut pria asal Spanyol tersebut.
Gibernau sempat membalap di Ducati dan terakhir pada tahun 2009 ia membalap dengan tim satelit Ducati. Namun sayang karirnya harus terhenti di seri Laguna Seca karena kesulitan anggaran dan sengketa yang melibatkan pemilik sponsor timnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar