Selasa, 16 September 2014

Secuil Hikmah dari Blunder Pertama Marquez


Apes betul Marc Márquez dari awal sesi latihan sampai momen race GP San Marino,
Minggu (14/9/2014) malam. Gagal menyabet start di barisan terdepan kala menjalani kualifikasi, rider
muda Repsol Honda itu harus terjatuh di awal-awal balapan.
Márquez yang sedianya sepanjang musim ini nyaris tampil sempurna di tiap seri, melakukan kesalahan
pertamanya di mana ban depannya tergelincir dan membuatnya jatuh, di belokan keempat lap ke-10.
Tapi pembawaannya yang selalu bisa melihat secuil apapun hikmah dan hal positif dari momen buruk.
Márquez sadar bahwa performa motornya sudah mulai menurun dan tak seperti di awal-awal musim.
Oleh karenanya, Márquez tetap bisa menyunggingkan senyum bahwa dia tetap mampu menguntit ketat duo
Yamaha yang memang unggul di trek Misano.
“Saya senang dengan jalannya balapan, walau terjatuh karena kesalahan sendiri yang terjadi untuk kali
pertama musim ini. Saya senang karena sejak kemarin, saya sempat berpikir takkan mampu menempel
ketat Valentino (Rossi) dan Jorge (Lorenzo),” tutur Márquez, seperti dikutip Crash, Senin (15/9/2014).
“Yamaha punya kecepatan lebih, namun kami masih bisa mendekati mereka. Saya melihat kemungkinan
melewati Valentino untuk bisa menang, tapi pada akhirnya mustahil karena kesalahan saya itu. Saya coba
masuk ke sisi dalam dan di saat itu saya kehilangan (daya cengkeram) ban depan,” lanjutnya.
Beruntung, setidaknya pembalap berjuluk “ Baby Alien ” itu tak didera cedera dan sanggup merampungkan
lomba untuk finis di posisi ke-15.
“Untunglah, saya masih sanggup melanjutkan balapan, meneruskan kecepatan yang bagus dan mencetak
satu poin yang selalu berguna ke depannya,” tuntas Márquez.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar