Rabu, 24 September 2014

Telemetri



Apakah itu telemetri?
Telemetri adalah sebuah tools yang digunakan untuk analisa data (dalam hal ini motor) dengan menempatkan sensor di beberapa bagian motor. Jika anda pernah dengar ‘black box’ pada pesawat terbang, telemetri adalah kurang lebih berfungsi
sebagai ‘black box’ bagi motor.
Dari sekian banyak sensor yang dipasang, sensor-sensor akan
memberikan data grafik berupa kurva yang mampu
merepresentasikan apa yang terjadi pada motor tersebut pada
waktu dan titik tertentu meliputi gas, rem, sudut kemiringan saat
berbelok dan kecepatannya. Data telemetri ini juga dapat
mengetahui jika suspensi motor turun terlalu dalam saat
pengereman.
Tidak hanya itu saja, dari telemetri data ini, kita dapat
mengetahui gaya balap dari masing-masing pembalap, terutama
dalam cornering. Misalnya Casey Stoner. Stoner terkenal sebagai
seorang pembalap yang suka membuka gas lebih cepat dan
meluruskan motor. Stoner juga seorang pembalap yang banyak
menghabiskan rem belakang. Hal seperti ini juga akan terlihat
pada hasil telemetri.
Telemetri MotoGP pada dasarnya dibagi menjadi 2 bagian utama,
yang pertama untuk menganalisa data terkait dengan mesin.
Yang kedua adalah terkait sasis. Telemetri pada mesin akan
menganalisa beberapa hal seperti tekanan oli, temperatur mesin
dan RPM. Sedangkan untuk sasis, beberapa hal yang dianalisa
adalah suspensi dan rem. Menurut Lucio Cecchinello, bos dari LCR
Honda, hasil analisa data telemetri ini sangat penting untuk
meningkatkan performa pembalap dan motor, apalagi jika dalam
satu tim terdapat 2 pembalap, maka data telemetri kedua
pembalap tersebut dapat dibandingkan untuk mendapatkan
performa motor yang lebih sempurna.
Pembalap tidak dapat berbohong jika data telemetri sudah
berbicara. Jika seorang pembalap melakukan kesalahan dalam
membalap seperti dalam pengereman atau terlalu memaksakan
dan yang lainnya, hal ini akan terlihat juga di data telemetri
yang tertangkap dari sekitar 60 buah sensor yang terdapat di
sebuah motor yang ditransfer dengan menggunakan wireless
connection saat pembalap kembali ke paddock.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar