Seperti yang diberitakan chili.com, satu rahasia yang dimiliki Honda Racing Corporation (HRC) adalah karena adanya komponen tambahan yang diaplikasikan pada RC213V. HRC punya hak atas teknologi torsi dari mesin turbin yang diproduksi oleh Rolls Royce.
Seperti gambar di atas, komponen tersebut adalah penghasil torsi yang diaplikasi pada sebuah mesin sepeda motor, khususnya motor MotoGP. Honda sendiri mengaplikasikan penghasil torsi mesin turbin tersebut pada pacuan Marquez. Sebenarnya, teknologi ini pernah diperkenalkan pada kejuaraan Formula 1, namun dianggap ilegal lantaran melanggar aturan. Torsi ini sendiri punya kelebihan khusus, dimana dapat mengontrol turbin suatu pesawat terbang.untuk MotoGP?
“ berkat teknologi canggih ini, motor dapat mengatur dirinya sendiri sesuai dengan masalah yang dihadapi, mempelajari lap demi lap dan dapat mendeteksi ketika motor kehilangan grip dan sebagainya. Torsi ini dikombinasikan dengan kontrol traksi, anti-slip, dan dapat memberi kenyamanan pengendara di atas motor yang tidak dapat diketahui oleh pengendara lainnya,”
Artinya ketika pada lap – lap awal marq mulai kedoodoran dan sempat berada di posisi 10 serta sering kali keluar race.ada korelasi antara fungsi alat tersebut dengan kondisi motor RC213V sekarang. Dengan alat pengatur torsi dapat mempelajari dengan sendiri kondisi lintasan, dan memperbaiki masalah yang terjadi dan kehilangan grip di fase sebelumnya, maka dengan hanya melintasi 5 – 10 lap motor akan merasa sudah mengetahui apa yang harus dilakukanya untuk mengejar lawan. Wal hasil pasti pembalap lain kedodoran melawan marq ketika lap udah berjalan 7 – last lap.
apakah yang dilakukan Honda di ajang MotoGP ini sama seperti di F1, yaitu ilegal? Sayangnya, sampai saat ini HRC belum memberi kejelasan perihal satu komponen canggih ini. Bahkan, Dorna Sport sekali pun belum angkat bicara.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar